Where? Chapter 4 (Sequel of Why?)

Where? Chapter 4 (Sequel of Why?)
by Luna

Genre:
Hurt, Romance, Chaptered

Main Cast:
Cho Kyuhyun | Jun Seo Eun

Support Cast:
Shim Changmin | Kim Na Yeon | Choi Mina

Cuap-cuap Author:
Halo readers!
Aku bener-bener minta maaf baru bisa posting sekarang :”
Setelah melalui dua minggu yang panjang dan melelahkan, akhirnya aku menyudahi penderitaanku dengan indah wkwk (jangan tanya apa._.)
Sooo, ini aku kasih FF where duluu, yg lainnya?
Check it soon!
Happy Reading^^

where

Warning! Typo dimana-mana!
—oo0000oo—

Kyuhyun tertegun mendapati wajah Anna yang hanya berjarak setengah lengan darinya. Bertambah kaget karena tangan gadis itu sedang berada di atas poninya. Tiba-tiba sesuatu dalam dirinya berdesir hangat. Ternyata begini rasanya tidak melihat wajah ini selama 5 hari?

Wajah yang sayangnya dimiliki oleh dua orang yang berbeda. Yang hanya karena paras itu sanggup mengacaukan keputusannya menginginkan pemilik wajah ini, gadis ini atau gadis lain?

“Menyesal apa?” ulangnya saat tidak mendapat respon.

Meski suara Anna tadi terdengar seperti bisikan halus, tapi telinganya jelas sekali mendengar Anna menanyakan sesuatu tentang penyesalan.

Dan melihat bagaimana Anna bersikeras menolak menjawab, memalingkan muka dan menarik tangannya, Kyuhyun tahu gadis itu mengetahui sesuatu dan berusaha keras menyembunyikannya.

“Jika kau sudah merasa lebih baik sebaiknya segera tinggalkan apartemenku.” Gadis itu bangkit meninggalkan Kyuhyun merenung.

Apa maksudnya itu?

Memandang ke sekeliling, Kyuhyun merasa apartemen ini tidak terlihat seperti dihuni oleh tiga orang. Padahal menurut informannya, Anna tinggal bersama seorang gadis yang seumuran dengannya dan seorang pria.

Pria? Siapa? Bisa-bisanya gadis itu tinggal satu atap dengan pria. Maka dari itulah dia bergegas datang kemari untuk memastikan kebenarannya. Mungkin karena alasan itu juga dia seringkali muncul dan menjadi tamu tak diundang. Buat apalagi selain memastikan Anna tidak berduaan saja dengan pria yang katanya hanya teman itu.

“Apa disini tidak ada air?”

Efek minum tiga botol alkohol sekaligus membuat tenggorokannya kering. Kyuhyun berjalan sambil memijit pelipisnya menuju dapur mencari jenis minuman apapun yang bisa meredakan tenggorokannya.

Setelah mengobrak-abrik dapur milik Anna dan tidak mendapatkan apa yang dia inginkan, Kyuhyun mendengus.

Bagaimana bisa gadis itu hidup seperti ini? Tidak ada satu bahan makanan pun di dalam kulkas. Hanya ada  beberapa butir telur, sekotak kimchi dan tiga bungkus snack yang sudah terbuka.

Kyuhyun menutup pintu kulkas dengan kecewa. Mengintip sekilas pintu kamar Anna yang masih tertutup. Apa gadis itu tidur dan pura-pura tidak mendengar kegaduhan yang dia buat? Kyuhyun menghela napas.

“Well, sepertinya aku harus pergi belanja sekarang juga.”

.

.

.

“Oh? Kukira kau tidur tadi,” Sudut bibir Kyuhyun terangkat melihat kemunculan Anna di dapur. Tangan Kyuhyun bergoyang mengaduk sesuatu di dalam panci.

“Apa yang kau lakukan di dapurku?” Anna menatap geram pada Kyuhyun dan menganggap omongan pria itu barusan hanya bisikan makhluk tak kasat mata.

Semula dia memang berniat tidur, tapi suara berisik dari luar kamarnya benar-benar mengganggunya. Tidak tahunya orang yang menciptakan kegaduhan itu adalah Kyuhyun. Pria itu sedang memasak ramyeon di dapurnya.

Sebenarnya mau apa sih pria ini?

“Aku tidak menemukan apapun di dalam kulkasmu,” Kyuhyun menunjuk ke arah kulkas dengan dagunya, “jadi kuputuskan membeli sesuatu untuk mengisinya.”

Anna membuka pintu kulkasnya. Matanya melotot. Bibirnya menganga. “Kau sebut ini sesuatu?” Anna setengah membanting pintu kulkas. “Ck, benar-benar ‘sesuatu’.” Dia sengaja menekankan suaranya pada saat mengatakan ‘sesuatu’.

Apanya yang sesuatu? Jelas-jelas pria itu mengisi penuh kulkasnya! Dan dia yakin bahan makanan sebanyak itu bisa untuk konsumsinya tiga minggu ke depan.

“Jarang-jarang kan ada tamu sebaik diriku?”

“Tamu? Aku tidak pernah merasa mengundangmu siapapun. Kau kira ini rumahmu yang bisa seenaknya kau datang dan pergi?”

“Kau memintaku tinggal?”

“Apa?” Dasar pria gila! “Yak! Kau ini suka salah mengartikan maksud orang ya?”

Kyuhyun mematikan api kompor, memindahkan panci panas ke atas meja makan, lalu berbalik menatap Anna yang sedang memasang wajah kesal. “Mau makan?” Kyuhyun melirik jam tangannya, “Tidak terlalu berat untuk gadis yang alergi makan selarut ini.”

“Nah, sekarang kau malah terlihat seperti tuan rumah disini.”

“Aku hanya mencoba memperbaiki keadaan.” Kyuhyun menarik salah satu kursi dan membuka tutup panci yang begitu dibuka mengepulkan aroma khas ramyeon. Entah kenapa ramyeon yang bukan jenis makanan langka di Korea membuat cacing-cacing di perut Anna berdemo meminta makan.

Baru saja Kyuhyun mengangkat sumpitnya yang penuh berisi ramyeon, Anna menahan gerakan tangannya.

“Lanjutkan makannya di luar saja. Tolong, kau cukup mengacaukan malamku Tuan Cho Yang Terhormat.” Anna merebut sumpit itu dari tangan Kyuhyun lalu menarik pria itu berdiri berhadapan dengannya.

“Begitu?” Kedua alis Kyuhyun terungkit ke atas. Seolah kata-kata Anna barusan adalah seruan tantangan yang harus dia hadapi.

“Pintu luarnya di sebelah sana, tolong. Pergilah.”

“Yah, aku kecewa. Aku susah payah membuatkan ramyeon yang seumur hidupku tak pernah kubuat dan kau mengusirku begitu saja?” Kyuhyun membungkukkan punggungnya, mensejajarkan wajahnya dengan wajah Anna. “Kenapa nona ini suka menentangku?”

“Karena aku bisa!”

“Nah, kenapa aku tidak? Aku juga bisa berbuat sesukaku pada seseorang yang tidak tahu terima kasih sepertimu.”

“Siapa? Aku? Jelas-jelas aku menolongmu. Seharusnya kau yang merasa berterima kasih padaku! Selagi aku masih bisa berbicara sopan, tolong pergi dari apartemenku, Tuan Cho.” Anna membalas tatapan tajam Kyuhyun tanpa rasa takut. Tanpa sempat berpikir berapa lama lagi pria ini akan bertahan dengan egoisnya.

“Oke.” Kyuhyun berjalan satu langkah ke depan. “Tapi sebelum itu, jawab dulu pertanyaanku. Aku datang kesini bukan tanpa tujuan.”

“Oh, jelas. Kau memang pria yang sangat memiliki tujuan pada gadis sepertiku. Benar, kan?”

“Siapa kau sebenarnya?”

Anna mencibir. Pertanyaan itu lagi.

Kyuhyun tidak menyerah. Dia berjalan selangkah lagi hingga kini mereka berdiri hanya beberapa senti saja. “Apa kau Jun Seo Eun? Atau Anna Park? Katakan siapa kau sebenarnya sebelum aku jadi gila!”

“Ribuan kali aku katakan padamu kalau aku bukan Jun Seo Eun!” geram Anna.

“Lalu kenapa kalian begitu mirip? Di saat aku sudah sangat senang bertemu denganmu sebagai Jun Seo Eun meski kau tidak mengenaliku dan berpikir bahwa itu mungkin alasanmu saja untuk menghindariku, aku malah dipertemukan dengan Jun Seo Eun yang lain dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Kau kira aku tidak bisa jadi gila hanya karena ini?”

Kyuhyun meremas rambutnya sangat frustrasi. Inilah. Inilah yang dia ingin ungkapkan pada Anna, tidak. Jun Seo Eun yang waras. Sebab tidak akan ada gunanya dia berbicara dengan Jun Seo Eun yang gila.

“Kau kira aku juga tidak jadi gila? Kerjaanmu hanya mengulang kata-kata yang sama dan sudah sangat jelas sekali apa jawabannya. Aku Anna Park. Aku tidak ada hubungannya dengan Jun Seo Eun atau siapapun yang berkaitan dengan masa lalumu!” tandas Anna.

Dadanya naik-turun, kemarahannya tersulut. Jika alasan murahan ini yang dimiliki Kyuhyun sehingga berani menemuinya, Anna benar-benar akan menuntaskannya malam ini juga!

“Jangan seperti ini—”

“Kau kira aku mau seperti ini?!” teriak Kyuhyun tiba-tiba sambil mengguncang bahu Anna kemudian tanpa aba-aba memeluk gadis itu erat. Memeluknya seolah tidak akan ada hari esok jika dia melepaskan gadis ini. Seolah tak ada satupun yang bisa memberinya energi selain keberadaan gadis ini.

“Lepas! Lepaskan aku!” Anna memukul dada Kyuhyun. Memberontak minta dilepaskan dari pelukan yang membuat dadanya sesak. Sesak oleh amarah dan umpatan yang tertahan di ujung lidahnya.

Namun, detik berikutnya Kyuhyun menyadari apa yang dilakukannya sekarang juga sama sia-sianya saat dia berbicara dengan Jun Seo Eun yang gila. Ide yang lebih gila muncul di kepalanya. Mungkin karena pikiran itu juga sehingga Kyuhyun memilih melepaskan Anna sejenak dan meninggalkan apartemen gadis itu.

Anna yang kini dibuat termenung. Pantatnya terhempas di kursi makan. Dia senang Kyuhyun melepaskannya. Tapi apakah itu bisa menjadi jaminan kalau pria itu tidak akan datang lagi? Tangan Anna terkepal kuat di atas meja.

Apa yang telah kau lakukan untuk bertahan selama ini? Jangan jatuhkan harga dirimu lagi untuk kedua kalinya. Jun Seo Eun!

.

.

.

Ternyata bagaimanapun angin berhembus, tetap saja dia akan kembali pada pusaran.

“Ya Tuhan, baru semalam kita bertemu! Dan—yak! Kau mau bawa aku kemana?!”

Anna bersungut-sungut saat mengetahui dirinya berhasil diseret paksa naik ke dalam mobil mewah milik duda seorang CEO ternama di Korea dan membawanya melaju entah kemana. Pria itu hanya fokus menatap jalanan tol di depannya dan belum membuka mulut sedari tadi.

“Turunkan aku!”

“Coba saja,” jawab Kyuhyun dengan tenang. Dia sama sekali tidak kerepotan. Mungkin karena seringnya dia berhadapan dengan gadis bawel seperti Anna membuatnya bebal.

Dengan sengaja Kyuhyun menginjak pedal gasnya kencang.

“Gila!” desis Anna tertahan. Punggungnya membentur sandaran jok karena lonjakan yang ditimbulkan injakan gas dadakan mobil.

Bisa-bisanya, pria ini! ARGH! Bukan apa-apa, tapi! Ya Tuhan! Dia masih memakai baby doll lengkap, rambut acak-acakan sehabis tidur, dan tanpa make-up! Ini dia yang paling parah. Anna tidak pernah keluar tanpa make-up. Tidak terbayangkan bagaimana buruk rupanya dia sekarang.

“Akan kulaporkan dirimu ke pihak berwajib atas kasus penculikan!”

Kyuhyun terkekeh. Entah kenapa sebuah ancaman yang terlontar dari bibir Anna terdengar seperti nyanyian bocah lima tahun yang merengek ingin turun dari mobil yang membawanya pergi ke sekolah.

“Simpan kata-katamu untuk kejutan.”

Perut Anna mulas. Dia tidak suka kejutan.

Mobil Kyuhyun berhenti tepat di halaman depan bangunan megah dengan papan bertuliskan ‘Rumah Sakit Jiwa Jieok’. Kedua bola mata Anna ingin meloncat keluar. “Kalau ingin menyerahkan diri sendiri, jangan libatkan aku!”

Lagi-lagi Kyuhyun tertawa. Sekarang lebih keras. Dia sampai memeluk perutnya saat tertawa terpingkal-pingkal. Anna yang tidak tahan melihatnya memukul pundak Kyuhyun. “Aduh!”

“Apa maksudmu sebenarnya? Kenapa kau bawa-bawa aku kesini? Well, aku tahu kau gila. Tapi tidak perlu kan membawaku serta?”

“Aku mengajakmu kesini untuk tujuan yang lain.” Kyuhyun menatap Anna dengan wajah serius penuh misteri.

Sepanjang mereka melangkah melewati lorong-lorong yang sepi—yeah, siapa juga yang mau pergi ke rumah sakit (jiwa) sepagi ini? Beberapa perawat yang berpapasan dengan mereka terpana memandang Kyuhyun tapi langsung terkikik begitu mengalihkan pandangannya pada penampilan Anna.

Gadis itu sampai menutupi wajahnya sendiri sambil mengumpat dalam hati pria yang berjalan bersisian dengannya dan setengah mati menahan agar tawanya tidak pecah.

“Sebenarnya kau membawaku kemana sih?”

Lama-lama Anna sebal juga. Kyuhyun bersikap sok misterius. Apa muka pria ini berlapis baja, ya? Padahal baru semalam Anna mengusirnya dan dengan begitu percaya dirinya pagi ini Kyuhyun membawanya pergi kesini.

Sebuah kamar yang tampak biasa seperti kamar lainnya, disanalah Kyuhyun memilih menghentikan langkahnya. Ada selang beberapa detik sebelum pria itu memutar kenop pintu yang telah dibukakan oleh salah seorang perawat sambil menarik napas keras.

Kyuhyun seperti seseorang yang mendapat kejutan April Mop. Matanya membelalak, bibirnya menganga, dan seketika dia panik. Kyuhyun berlari ke dalam kamar itu, mengecek kamar mandi, mengobrak-abrik satu-satunya kasur disana. Ada sesuatu yang hilang. Anna merasa yakin akan hal itu.

“Dia menghilang! Jun Seo Eun! Kemana dia?!”

Alarm tanda bahaya berbunyi nyaring di kepala Anna. Pupil matanya melebar. Keringat dingin mengalir di pelipisnya tanpa diperintah. Jantungnya berdebar keras. Wajah panik Kyuhyun membayanginya. Anna memalingkan muka.

“Kemana istriku?! Beberapa hari yang lalu dia masih disini!” bentak Kyuhyun pada perawat yang bingung menanggapi apa. Kebetulan dia memang bukan perawat yang bertugas di bangsal sini. Tadi ketika diminta untuk membukakan pintu kamar permintaan Kyuhyun, dia hanya ikut-ikut saja.

“M-maaf, Tuan. Saya tidak tahu!”

“Bagaimana kau bisa tidak tahu?! Jelas-jelas kau perawat disini! Kau mau aku melaporkan kecerobohanmu pada atasanmu?”

Perawat yang kelihatannya usianya tidak terpaut jauh dari Anna hanya menunduk tidak berani membalas ucapan pedas Kyuhyun. Anna sendiri tidak ikut-ikutan. Dia berdiri memberi jarak antara mereka. Bukannya dia kejam membiarkan perawat itu dimarahi habis-habisan, hanya saja sekarang nyawanya pun di batas jurang.

“Maafkan saya, Tuan. Perawat yang berjaga di bangsal ini sedang sakit dan saya sendiri baru menggantikannya pagi ini—”

Kyuhyun mengibaskan tangannya, menyela ucapan perawat itu. “Aku tidak peduli! Sekarang cepat kau cari istriku jika tidak ingin kehilangan pekerjaanmu!”

Sepertinya Kyuhyun lupa tujuan awalnya kemari untuk apa. Sebab setelah dia menyelesaikan kalimatnya, dia berlari pergi seolah tidak ingat dia membawa seseorang dengannya. Anna menatap punggung Kyuhyun yang menjauh. Beban di dadanya sedikit terangkat, tapi tidak semua. Dia mengintip kamar kosong itu.

“Kau tidak akan pernah menemukan gadis itu.”

.

.

.

To Be Continue

Kurang puas? Aku janjiin next part akan aku post cepat, tergantung dengan antusias kalian, oke? 😀

Advertisements

31 thoughts on “Where? Chapter 4 (Sequel of Why?)

  1. Vikyu says:

    Alterego? Benerkah ?
    Mencoba bertahan dengan cara membangunkan kepribadian lain ditubuh seo eun ?
    Feeling ku mengarah kesana sumpah 😂
    Kok makin kesini makin keren dan buat penasaran ya
    Next fighting kak

    Liked by 1 person

  2. shfly3424Arista says:

    Jadi anna itu jun seo un
    Tp pura2 sbg anna waras n pura2 sbg jun seo un gila

    Wajar klw skrg ga ketemu org 1 org yg sama

    Bner ga sih tebakan ku

    Kayaknya salah yaaaaa

    Haha

    Liked by 1 person

  3. syalala says:

    HAH? jangan2 anna park dan cewe yg dibilang jun seoun itu orang yg sama?! ah gilak apa mereka kembar? wah gilak tp aku yakinnya anna itu si seoun sih yakan tp dia sengaja kaya gitu biar kyuhyun terkecoh trs sengaja juga jd seoun yg gila buat ngecoh kyuhyun juga waaaahh gila lgs degdegan aku bacanya hahahah

    Liked by 1 person

  4. Hana Choi says:

    Kayanya menurutku untuk gila pasti seo eun memang pernah ngalamin siapa sih yg ga gila, abis bercinta sama suami terus ditinggalin dan di perkosa di jalan juga. Cuman mungkin kejadian itu udh lama banget seo eun yg sekarang yg jadi Anna park mungkin telah sembuh total dan dia udh berani muncul dengan sosok yg baru yg jauh berbeda sama seo eun yg dulu.
    Kecewa udh pasti sama kyuhyun mungkin, itu sebabnya dia pura” ga kenal sama kyuhyun. Ah makin seruuu ceritanya pengen tau apa yg terjadi sama seo eun dulu hingga sekarang dia bener” berbeda jauh sebenernya kasian juga sih sama kyuhyun tapi mau gimana lagi itu juga kesalahan dia sendiri, ditunggu next chapternya eonni

    Liked by 1 person

  5. lyeoja says:

    Nahhhhh tuh kan jun seo ya anna…
    Anna ya jun seo….
    M raka itu 1 org…
    Aduhh si anna ngebodoh2in kyukyu iniii…

    Tapi emang patut sihh si jun seonya marahh… kekekek
    Ditunggu klanjutannya lunaaa.a…
    Fighting

    Liked by 1 person

  6. hanhanna says:

    Jun seo eun dan anna park spr nya mereka org yg sama, mungkin seo eun mau memberi kyuhyun pelajaran atw mungkin jg dia mau balas dendam..

    Udh lama kaya nya ga baca ff dari luna 😍

    Liked by 1 person

  7. Dhianha Kim says:

    Yoyoyoyo. …akhirnya di nexthe ku kangen hihihi
    Waaahhh makin kesini makin bikin penasaran. .
    Ah intinya banyak teka teki😰kudu next^^
    Hm maaf eon pake akun baru buat komen karena ponselnya baru sakit:’))
    Akun lama usernamenya Chan Yeon

    Liked by 1 person

  8. leesungcho says:

    Huwaaa ya ampun. Jadi anna adalah seo eun. Dan dia udah ingat semuanya. Trus yg jadi seo eun gila di rsj itu adalah anna park sendiri. Ya ampun. Aku kira anna park dan seo eun adalah memang orang yang berbeda. Tapi ternyata anna yg menyamar jd seo eun gila untuk mengelabui kyuhyun 😲😲 Penasaran banget. Cepet di post ya yg chapter 5 😊

    Liked by 1 person

  9. Dewiastiti says:

    Aq seneng bgt pas nemu fanfic ini😍 akhir na ada sekuel jg dr fanfic why.
    Tp aq masih menyimpan banyak tanya ne. Sbenar na anna ma seo eun tu orang yg sama ato bda??
    Aduh bingung n penasaran ma next part na author
    Aq menunggu krya author selanjut na ya
    Semangat

    Liked by 1 person

  10. Fitri Hajizah says:

    Baca part ini aku langsung mikir, kalau Anna itu Jun Seo Eun. Dan waktu Kyuhyun ke RS Jiwa, itu Seo Eun yang pura2 gila. Mereka ngerencanain buat bgebales perbuatan Kyuhyun wkwk

    Liked by 1 person

  11. jaemijhe says:

    Anna itu Seo Eun kan?
    Kayanya seo eun emang mau balas dendam sama kyuhyun, makanya dia mau buat rencana kaya gitu..
    Ehehhe…
    Tapi aku rasa apa yang di lakukan kyu dulu ke seo eun dengan apa yang seo eun lakukan ke kyu sekarang belum impas..

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s